Belahan Jiwa Kahraman Episode 82

Sinopsis Belahan Jiwa Kahraman ANTV Episode 82 - adalah informasi jalan cerita dari serial ANTV yang memang sedang sangat disukai. Mendapat rating yang tinggi, membuat belahan jiwa kahraman menjadi salah satu program andalan ANTV. Berikut ini saya akan memberikan Sinopsis Belahan Jiwa Kahraman Episode 82.

Sinopsis Belahan Jiwa Kahraman Episode 82
Jalan Cerita Belahan Jiwa Kahraman Episode 82

Sinopsis Belahan Jiwa Kahraman ANTV Episode 82 bercerita tentang Defne menunggu Kahraman masuk kekamar, karena dia tak juga kunjung masuk, Defne pun keluar mencarinya. Kahraman masih bekerja, Defne ke ruang kerja dan menghampiri Kahraman yang terus sibuk. Ketika mengambil dokumen di mejanya, tampak foto Kahraman, Elif dan Toprak yang biasa di pegang Kahraman ada di bawa dokumen. Defne melihat dan tak lama kemudian iapun pamit untuk istirahat. Setelah kepergian Defne, Kahraman mengambil foto kenangan itu dan memandangnya.

Maksut dan Feisel sedang berdiskusi. Feisel memberikan sebuah dokumen pada Maksut Pagi hari, Ny Sultan menyapa Elif tetapi kamar telah kosong, perawat datang dan mereka mengira Elif di di taman. Maksut sedang sarapan di kursi taman, Ny Sultan dan perawat dengan panik menanyakan keberadaan Elif pada Maksut. Ny Sultan curiga Elif pergi melihat anaknya. Maksut duduk dengan tenang.

Elif kembali ke tempat Maksut membawanya untuk melihat anaknya. Ia melihat interaksi Kahraman, Defne dan anak mereka. Kahraman hendak berangkat kerja dan berpamitan dengan Defne dengan mencium pipinya. Elif terlihat marah. Setelah kepergian Kahraman, Defne mengajak kedua anaknya masuk kedalam. Elif bergumam untuk jangan masuk dulu karena masih ingin melihat anaknya. Maksut membawa Ny Sultan menemui Elif. Ny Sultan menenangkan Elif yang terluka karena merindukan anaknya. Maksut bicara sesuatu dan mengajak mereka untuk pulang. Elif masih enggan beranjak dan Ny Sultan merayunya untuk pulang.


Baca juga: Sinopsis Belahan Jiwa Kahraman Episode Lengkap

Di kantornya, Yakub marah di hadapan Canan karena Kahraman telah mengambil alih pekerjaan mereka. Canan terlihat menahan kemarahannya pada sang ayah. Sekretaris masuk dan mengatakan kalau Kahraman mengundangnya untuk menghadiri rapat. Kahraman sedang memimpin rapat dan mendengarkan bawahannya bicara. Yakub dan Canan masuk dan bergabung untuk rapat.

Elif cs tiba di rumah. Elif marah terkait dengan yang mereka alami sampai kematian Nazli. Maksut mengatakan untuk menerima tawarannya, Maksutpun naik ke lantai atas setelah Elif terdiam. Ny Sultan mendukung Maksut tetapi Elif tak bersedia dan masuk kedalam.

Di kediaman Yorukhan, para wanita Yorukhan sedang berdiskusi sofa lantai bawah. Sukran bicara yang membuat mereka bertiga terlihat tak suka. Meryem menegur Sukran. Elif duduk di kursi taman sambil terus berfikir. Maksut datang dan bergabung. Maksut kembali meyakinkan akan cintanya pada Elif. Elif menyuruhnya untuk berhenti berharap.

Di kediaman Yorukhan, Meryem pemit masuk kedalam. Ketika hendak naik lift, Meryem berpapasan dengan Sukran. Sedangkan Defne membicarakan Sukran dan hubungannya dengan Kahraman pada Ny Kymet. Mendengar namanya disebut, Sukran tak jadi bergabung dan menguping pembicaraan mereka. Setelah Ny Kymet pergi, Sukran menghampiri Defne dan memanas-manasi Defne akan hubungannya dengan Kahraman yang membuat Defne kesal dan pergi keluar.

Yakub masuk keruangannya dengan kesal. Seseorang menelponnya. Feisel naik ke ruang kerja Maksut. mereka kembali berdebat. Pria yang tadi bicara dengan Yakub menelpon Maksut dan mengatakan pekerjaan mereka sedikit terhambat karena Kahraman telah mengambil alih kembali tanggung jawab perusahaan Yorukhan. Maksut marah dan menginstruksikan sesuatu pada pria itu.

Tn Ziya dan Ny Kymet membicarakan tentang Kahraman dan Defne tak sengaja menguping dr lantai atas. Di dapur, Sukran bergosip dg pekerja. Ny Kymet masuk dan menegur Sukran. Sukran terus bicara karena ia juga menantu Yorukhan. Sukran ngambek keluar dan Ny Kymetpun menyuruh pekerja untuk melanjuntukan pekerjaan mereka.

Yakub sedang bersiap untuk pulang kerja. Pria tadi menelponnya mengajak untuk bertemu. Yakub pun pulang. Pria itu menelpon Mkasut dan mengabarkan Yakub bersedia untuk bertemu. Kahraman tengah memimpin rapat dan Canan dan seorg pria bawahannya. Pria bawahannya itu juga menyebut nama Toprak. Kahraman bicara dengan Canan dan Canan seperti merasa bersalah. Elif bicara dengan ibunya dengan berbisik. Elif menanyakan tentang telepon, Hatay dan Toprak. Ny Sultan kembali mengingat Nazli dan Elif memeluk ibunya.


Blog, Updated at: Februari 28, 2016

0 komentar:

Posting Komentar